Tips Merawat Aki Mobil dengan Mudah dan Tepat Agar Tidak Cepat Tekor

Peranan aki sangatlah vital pada sebuah mobil, tidak hanya berguna untuk men starter namun banyak fungsi lainnya. Misalnya untuk mensirkulasi kan oli transmisi sebelum melakukan starter, menjalankan spion elektrik, power window, wiper, dsb. Mengingat pentingnya aki pada mobil ada baiknya kita merawat kondisi aki mobil. Merawat aki pada mobil sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan oleh semua orang. Namun terkadang karena terlalu mudah banyak pemilik mobil yang menyepelekan perawatan yang satu ini. Untuk merawat aki mobil kita, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, diantaranya yaitu:

  • Menjaga volume air aki.

Cara menjaga volume air aki adalah dengan tidak membiarkan aki kehabisan air, dengan memastikan volume air aki tetap berada diantara level terendah dan level tertinggi (bisa dilihat pada garis pembatasannya). Hindari di salah satu cell air terlalu penuh dan juga terlalu rendah. Saat membuka kap mobil cobalah untuk melihat apakah ada salah satu cell yang kekurangan air. Jika ada maka bukalah tutup untuk mengisinya dengan air, bisa air bersih atau aqua.

  • Menjaga kebersihan kutub aki.

Ada dua kutub pada aki, yaitu negatif dan positif. Pada kedua kutub ini sering terdapat kotoran semacam serbuk putih. Kotoran ini bisa menyebabkan aliran listrik dari aki tidak bisa disalurkan dengan sempurna ke kabel aki sehingga akan mengganggu sistem kelistrikan pada mobil secara keseluruhan. Untuk itu kita harus sering-sering membersihkannya dengan cara menyikat bagian yang kotor dan berkerak dengan sikat besi yang bisa dibeli di toko bangunan.

  • Menjaga arus tegangan aki.

Normalnya tegangan pada aki berkisar antara 12-13 volt. Untuk mengetahuinya kita bisa menggunakan voltmeter. Jika tegangan pada mobil sudah turun, misalnya di angka 11 volt maka alternatif untuk mengembalikan sesuai dengan normalnya adalah dengan disetrum. Namun jika tidak mengalami perubahan dan tetap stuck di angka 11 volt maka kita harus bersiap-siap untuk menggantinya dengan yang baru.

  • Tempat duduk aki presisi.

Letakkan aki pada posisi yang presisi sehingga saat mobil berjalan, aki tidak bergoyang-goyang yang menyebabkan kaitan pada kutub aki menjadi mudah renggang ataupun lepas. Untuk itu pastikan aki pada tempatnya dan penguncinya cukup kuat. Pastikan juga kabel aki menempel dengan cukup kuat pada kutub aki.

  • Hindari modifikasi berlebihan.

Memodifikasi mobil tentu sah-sah saja. Tetapi ada baiknya menghindari memodifikasi tiap komponen mobil tanpa memperhatikan kelistrikan mobil, misalnya mengganti lampu dengan halogen atau mengganti speaker dengan yang berdaya cukup tinggi sedangkan sistem kelistrikan tidak dirubah. Hal inilah yang seringkali menyebabkan aki mudah habis atau soak. Ada baiknya jika ingin melakukan penambahan komponen, berkonsultasi dengan bengkel terlebih dahulu agar sistem kelistrikan menuju komponen bisa disesuaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *