Mengulas Tentang Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan dalam Pembelian Mobil Second

Mobil saat ini seolah sudah jadi kebutuhan untuk semua orang. Hal ini lantaran masyarakat butuh kendaraan yang nyaman untuk mengantarkan ke tempat tujuan. Kebutuhan yang besar akan mobil ini menjadikan para produsen mobil berupaya keras untuk terus memproduksi mobil baru sehingga bisa memanjakan masyarakat. Meski begitu harga mobil baru tentunya cukup tinggi sehingga kurang bisa terjangkau untuk masyarakat umum sehingga pilihan mobil bekas pun jadi alternatif.

Membeli mobil bekas bisa dibilang susah-susah gampang. Hal ini lantaran kualitas dari mobil tersebut juga dipertanyakan sehingga pengetahuan akan mesin juga dibutuhkan. Salah pilih, resikonya adalah penyesalan. Padahal mobil bekas pun bukan berharga murah juga karena tetap di angka puluhan juta rupiah. Umumnya beberapa kesalahan dalam pembelian mobil bekas berikut ini kerap jadi alasannya:

  • Tidak bertanya sejarah mobil

Mengenal sejarah mobil itu sangat penting dalam pembelian mobil bekas. Hal ini demi meminimalisir resiko kerugian yang mungkin bisa terjadi di kemudian hari. Alangkah baiknya untuk menghindari membeli mobil yang sudah pernah tabrakan, terendam banjir hingga odometer yang bisa diatur ulang. Hal ini lantaran performa mesinnya sudah bisa dipastikan akan kurang baik.

  • Tidak mengerti mesin

Seperti yang sudah dipaparkan di awal tadi, salah satu tantangan dalam membeli mobil bekas adalah harus memiliki pengetahuan akan mobil. Hal ini dilakukan sehingga Anda bisa terhindar dari penipuan penjual. Anda harus bisa mengetahui kondisi mesin di mobil itu misalnya mesin masih original atau tidak, ada kebocoran atau tidak dan lainnya. Namun Anda juga bisa mengajak teman yang mengerti mesin jika memang Anda tidak punya keahlian tersebut.

  • Tidak periksa catatan servis

Mobil harus selalu diservis dan juga dirawat rajin. Dengan begitu mobil pun kondisi dan performanya akan bagus. Namun banyak juga calon pembeli yang tidak memeriksa catatan dari servis kendaraan ini sehingga bisa dipastikan bahwa mobil itu tidak jelas apakah masih bagus atau sebetulnya performanya jauh menurun.

  • Terburu-buru

Memilih mobil seperti memilih jodoh. Tidak boleh dilakukan dengan terburu-buru. Namun berbeda dengan kenyataannya dimana banyak calon pembeli seringkali buru-buru memutuskan apalagi ketika test drive. Anda harus bisa test drive dengan hati-hati sehingga performanya bisa Anda ketahui misalnya dari suara mesin, getaran mobil, asap knalpot dan bagian lainnya. Jangan buru-buru memutuskan. Tidak mengapa dicap “pembeli rewel” asalkan Anda memang bisa mendapatkan mobil bekas berkualitas.

Itulah beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh para pembeli mobil bekas. Meski harganya lebih murah dibanding mobil baru, namun pemilihan juga tetap harus berhati-hati dan cermat. Pastikan body, mesin, hingga interiornya semuanya memuaskan Anda sehingga tidak menyesal nantinya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *